Langsung ke konten utama

Buat Kamu :D

hey Tuanku sayang, selamat sore :)
disana menunjukkan waktu yang sama bukan?
kotamu, kotaku, kota kita
oh maaf, Nyonyamu ini lupa kalau sudah tak lagi ada kata "KITA" diantara kau dan aku

Tuanku sayang, kudengar kau sudah menjadi orang besar sekarang
benarkah itu?
Nyonyamu ini sangat senang mendengar berita itu
kau pernah dengar  bahwa disetiap kesuksesan seorang pria terdapat wanita hebat di belakangnya, Tuan??
hey, siapa wanita beruntung itu Tuan?
janganlah dulu berprasangka buruk, Nyonyamu ini hanya ingin memberikan selamat padanya
karena apa???
karena dia sudah sudah menjadi sosok hebat dibalik suksesnya kau sekarang, Tuan

you in 2013
lihatlah, betapa gagahnya kau sekarang Tuan
celana bahan, kemeja lengan panjang, jas, dan wow ada dasi di dadamu
siapa wanita itu Tuan?
wanita yang sudah menggantikan tugas Nyonyamu ini untuk membuat dan memasangkan dasi di dadamu itu

you and me in 2010
you!!!!
Nyonyamu ini tak akan pernah lupa kalau pernah membuat dan menyematkan dasi di dada Tuan
Nyonyamu ini juga tak pernah lupa kalau jas yang pernah kau kenakan itu adalah hasil gosokan tangan kecilnya

Tuan, kau sudah banyak berubah sekarang
kau lebih dewasa, garis wajahmu sudah mulai tegas, lebih gagah, dan hal-hal detail yang Nyonyamu ini tak lagi perhatikan
tapi ada hal yang tidak pernah berubah, Tuan
kau tau apa?
senyum itu, Tuan
senyum Tuanku sayang yang tak pernah berubah
masih sama dengan yang dulu
juga sinar di mata kecilmu, Tuan
hal yang tak pernah berubah dan mungkin tak akan pernah berubah
kalau boleh kuminta, biarkan nyonyamu ini tetap mengagumi senyum bibir kecil dan sinar mata kecil milik Tuan

Tuan, beberapa waktu yang lalu ada seseorang yang mencoba memanggilku dengan sebutan yang sama dengan yang Tuan berikan padaku
iya, "NYONYA", kau benar
tapi aku tak suka
aku menolaknya meskipun sebutan itu tak berarti apapun baginya
bagiku, tak akan ada penggilan Nyonya selain darimu
Nyonyamu ini tak ingin ada yang menggantikanmu sekalipun dengan panggilan itu
tak akan ada aku "NYONYA" tanpa kau "TUAN", percayalah
Nyonya sayang Tuan

ada banyak hal yang ingin aku ceritakan pada Tuan
termasuk rasa iriku pada Tuan
Tuan bisa dengan mudah melewati hidup tanpaku
bisa dengan segera menemukan wanita yang bisa kau jadikan teman hati
kau tak ingin bertanya bagaimana dengan nyonyamu ini Tuan?

aku masiih Nyonyamu yang dulu Tuan
Nyonyamu sayang yang sejak 3 tahun lalu selalu jatuh hati padamu setiap harinya
Nyonyamu sayang yang selalu berjibaku melawan rindu yang teramat tertuju padamu
Nyonyamu sayang yang entah akan sampai kapan tetap berdiri tegar menunggu kau datang kembali
Nyonyamu sayang yang tetap SAYANG padamu tanpa meminta penjelasan apapun
Nyonyamu sayang yang selalu akan meluruhkan doa dan menyisipkan namamu disetiap sujudnya
dan aku tetap Nyonyamu sayang

"dengar bisik hati kecil saya. SAYA SAYANG NYONYA!! kemaren, sekarang, besok, lusa, dan entah sampai kapan sayang ini selalu terjaga untuk sayan - sweet5o'ck"

ini hanya catatan kecilku, Tuan
catatan kecil yang membuat gambaran betapa rindunya seorang Nyonya terhadap Tuannya
tak akan ada yang tau Tuan kalau tulisan ini kutulis dengan meneteskan air mata

selamat atas kesuksesan kecilmu, Tuan
yakinlah pasti ada kesuksesan besar kelak
dengan siapapun kau disana, dengan keadaan apapun, aku tetap Nyonyamu sayang, Tuan
percayalah!

 "apapun dan bagaimanapun jalan yang kita tempuh t akan menggoyahkan langkah kita - sweet5o'ck"

jaga dirimu baik-baik Tuanku sayang
tetaplah jadi pribadi yang bersahaja, ramah, dan apa adanya di depan siapa saja
tetaplah jadi bintang di langit hati Nyonyamu ini
jangan berubah, senyum bibir kecilmu, sinar matamu, apapun itu
karena aku juga akan tetap jadi Nyonyamu sayang

Nyonya sayang Tuan :*


LILO

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selamat Ulang Tahun Pendengar yang Baik

Ini acara sih sebenernya udah lama, lebih dari sebulan yang lalu. Tapi, aku pengen banget dan pakek harus ngepost acara ini di blog. Entah kapan! hahaha. Alhasil, baru sekaranglah waktu berpihak, jadi muncullah posting ini. 21 Oktober yang lalu, sahabat saya,  Bangun Widhi , yang suka marah-marah kalau aku panggil dengan sebutan "Pak Bangun" merayakan ulang tahun yang ke-23 (gak enak nyebut sebenernya). Acara ini adalah salah satu acara yang gagal sekaligus berhasil. Kejutannya mengecewakan. Gimana enggak, aku udah koar-koar bikin strategi kejutan plus ngumpulin bala bantuan, dan titah kejutan itu dibaca langsung sama sang korban, Bangun. Itu pertama. Kedua, tanggal 21 Oktober itu hari Senin. Pada hari Sabtunya, kita dapet kabar kurang baik tuh, si Bangun gak masuk gegara sakit akibat balap kuda dijalan (gak ding, canda!). Bangun habis kecelakaan dari motor dan nabrak orang. Nah, anak-anak udah ngerencanain buat kejutannya hari Selasa, mengingat pas hari Selasa
"alasan kenapa kita bisa melihatnya bersama adalah karena kita bersama. aku ingin melihat banyak hal bersamamu. bukan karena takdir, tetapi karena kita saling menjaga. biarlah seperti itu."  Seo In ha - Love Rain

Mata Kecil itu, Kembali Pergi

Empat puluh, empat puluh satu, empat puluh dua! Yup akhirnya! Aku baru saja menyelesaikan anak tangga terakhir dilantai empat gedung D kampus. “Tira, capek”, erang Uti padaku sambil meremas lengan sebelah kananku. Memang bukan tantangan berat untuk menaiki lantai empat gedung tersebut, hanya saja jika itu dilakukan setiap kami akan masuk kelas, kerasa kan capeknya?? Belum lagi jadwal sholat yang belum keitung. Sontak aku dan Uti langsung duduk lesehan bersandarkan tembok didepan kelas sambil melahap botol air mineral yang kami bawa. “lungguh kene lo, cek gak panas”, ucap seorang cowok yang baru saja naik tangga dengan logat jawanya yang kental. Cowok itu langsung mendekat duduk disebelahku. Aku yang sibuk mengatur nafas tiba-tiba saja menoleh, melemparkan senyum. Dua temannya mengikuti, yang satu berwajah bersih, tinggi, dan badannya berisi, yang satu lagi kulitnya gelap dan lucu.