Langsung ke konten utama

"dengarkan aku, ku merindukanmu"


bukan maksud gak milih gambar bagus sih, cuma ini lebih bagus :)

hahaha, aku pakek foto ini lagi :)

hey kalian!
sengaja kubuat barisan kata ini hanya untuk sekedar menyapa kalian
tolong dengarkan, AKU MERINDUKAN KALIAN!
aku sungguh merindukan kalian!
mungkin ini hanya barisan kata tak berarti, tapi hanya ini yang bisa meluapkan rasa rinduku pada kalian 


aku rindu dimana kita sama-sama bisa melukiskan tawa disetiap hal konyol yang dibuat satu sama lain
aku rindu dimana kita sama-sama bisa menikmati bekal yang kita bawa dari rumah pada saat istirahat
aku rindu dimana kita sama-sama bisa melangkahkan kaki kita menuju musholla, atau hanya sekedar pergi ke kantin bersama
aku rindu dimana kita begitu kompaknya mengerjakan ulangan bersama, atau hanya sekedar tugas dari sekolah
aku rindu masa-masa bersama kita!


taukah kalian kalau aku sering merasa kesepian tanpa kalian disini? 
taukah kalian apa yang dapat menghiburku?
hanya sekedar membuka foto kita, foto kalian, yang memang sengaja kusimpan dalam laptopku
kadang, hanya sekedar mampir dalam akun jejaring sosial kalian hanya untuk menyapa kalian


pernah pada suatu waktu, aku begitu ingin berbicara pada salah satu diantara kalian
aku berusaha menelpon, tapi tak ada balasan
aku begitu mengerti tentang kesibukan kuliah dan kerja kalian
karena akupun mengalami kesibukan itu


jangan menganggap tulisan ini adalah tulisan kemarahanku pada kalian
AKU MERINDUKAN KALIAN!!!!!!
jika berkenan, aku ingin kalian meluangkan waktu masing-masing termasuk aku
untuk apa?
hanya untuk sekedar mengirim pesan singkat pada satu sama lain
akupun begitu, aku berjanji akan selalu meluangkan waktuku sedikit untuk kalian
aku rasa dengan begini, rasa memiliki sahabat akan terasa lebih erat


aku tak berpikiran untuk kehilangan kalian
karena kalian adalah bagian dari perjalanan hidupku
terutama masa dewasaku
aku menyayangi kalian, akupun tak akan pernah menggantikan kalian dengan apapun dan siapapun
aku harap kalian juga begitu
kalian adalah SAHABAT TERBAIKKU!
sekali lagi, AKU BEGITU MERINDUKAN KALIAN


hmmm, sahabatku diah terimakasi sangat kuucapkan karena kamu telah menemaniku dalam masalahku akhir-akhir ini
aku janji, aku gak akan menangis, aku pasti bisa melewati itu
selamat liburan ya, dan selamat menahan rindu pada kekasih tercintamu diujung sana 


hey manda! kau tak pernah sms padaku hahaha
fb atau tweet juga tak pernah
gimana kamu sekarang? bandmu? terakhir aku dengar kabarmu hanya tentang IPKmu 
dan pujaan hatimu yang sedang terdampar di pulau Kalimantan sana


jeng adeeeee, selamat ya udah masuk di Teknik Kelautan UB
entah kenapa kau tak pernah bercerita padaku jika diriku tak bertanya
bagilah kebahagianmu untukku
semangat ya buat kuliah sambil kerjanya
jangan melewatkan kesempatan selama kamu bisa melewatinya 


jeng kellin rossy, kita sekota tapi kau t pernah mengunjungiku
mana janji manismu? wkwkwkwk
sms gak dibales, telponpun tak diangkat
selamat ya atas wisudamu, aku tau meskipun kau tak menceritakannya padaku
semoga kamu dapat penempatan yang sesuai dengan keinginanmu
aku hanya bisa membantu dengan doa


yang terakhir, mas manga, giman kabarmu?
dari kelima sahabtku, hanya kamu yang paling susah dihubungi
terakhir menyapa hanya saat berita kepergian rifky
lancar kuliahmu? masi sibuk painting sama gecolkah?


oh iya,, nanti kalau aku pulang, kita kumpul ya?
belum tau sih mau kumpul kapan
nanti pasti kabar-kaber deh
janji gak bakal bikin nangis kayak kemaren



Sahabatmu, Lyla :)




Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selamat Ulang Tahun Pendengar yang Baik

Ini acara sih sebenernya udah lama, lebih dari sebulan yang lalu. Tapi, aku pengen banget dan pakek harus ngepost acara ini di blog. Entah kapan! hahaha. Alhasil, baru sekaranglah waktu berpihak, jadi muncullah posting ini. 21 Oktober yang lalu, sahabat saya,  Bangun Widhi , yang suka marah-marah kalau aku panggil dengan sebutan "Pak Bangun" merayakan ulang tahun yang ke-23 (gak enak nyebut sebenernya). Acara ini adalah salah satu acara yang gagal sekaligus berhasil. Kejutannya mengecewakan. Gimana enggak, aku udah koar-koar bikin strategi kejutan plus ngumpulin bala bantuan, dan titah kejutan itu dibaca langsung sama sang korban, Bangun. Itu pertama. Kedua, tanggal 21 Oktober itu hari Senin. Pada hari Sabtunya, kita dapet kabar kurang baik tuh, si Bangun gak masuk gegara sakit akibat balap kuda dijalan (gak ding, canda!). Bangun habis kecelakaan dari motor dan nabrak orang. Nah, anak-anak udah ngerencanain buat kejutannya hari Selasa, mengingat pas hari Selasa
"alasan kenapa kita bisa melihatnya bersama adalah karena kita bersama. aku ingin melihat banyak hal bersamamu. bukan karena takdir, tetapi karena kita saling menjaga. biarlah seperti itu."  Seo In ha - Love Rain

Mata Kecil itu, Kembali Pergi

Empat puluh, empat puluh satu, empat puluh dua! Yup akhirnya! Aku baru saja menyelesaikan anak tangga terakhir dilantai empat gedung D kampus. “Tira, capek”, erang Uti padaku sambil meremas lengan sebelah kananku. Memang bukan tantangan berat untuk menaiki lantai empat gedung tersebut, hanya saja jika itu dilakukan setiap kami akan masuk kelas, kerasa kan capeknya?? Belum lagi jadwal sholat yang belum keitung. Sontak aku dan Uti langsung duduk lesehan bersandarkan tembok didepan kelas sambil melahap botol air mineral yang kami bawa. “lungguh kene lo, cek gak panas”, ucap seorang cowok yang baru saja naik tangga dengan logat jawanya yang kental. Cowok itu langsung mendekat duduk disebelahku. Aku yang sibuk mengatur nafas tiba-tiba saja menoleh, melemparkan senyum. Dua temannya mengikuti, yang satu berwajah bersih, tinggi, dan badannya berisi, yang satu lagi kulitnya gelap dan lucu.